Sidang Majelis Wilayah Bitung Enam Soroti Penggunaan Media Sosial

Daftar Isi

 

Foto; denis

gmimbetel pintukota Sidang majelis wilayah Bitung Enam bulan September 2024 di jemaat Gmim Ebenhaezer Posokan ditarik lebih awal pada Kamis 5/9/2024 dimana biasanya persidangan ini dilaksanakan pada hari sabtu minggu pertama bulan berjalan.

Persidangan tanpa Pdt.Nochrita Wodi Umbo selaku Ketua BPMW tersebut dipimpin oleh Pnt.Robert Masili (wakil ketua), Pnt.Aswin Sineri SE (sekretaris) dan Pdt.Jeini Bororing (anggota) yang dihadiri oleh seluruh peserta sidang dari 11 jemaat.

Dalam isi edaran persidangan salah satunya adalah menyoroti soal penggunaan media sosial bagi warga gmim khususnya di wilayah Bitung enam Pulau Lembeh, sehubungan dengan maraknya informasi-informasi yang tidak mengedukasi jemaat hari ini yang pada dasarnya hanya berita hoax (bohong).

Setiap warga gereja terkoneksi dengan sosial media wajib menyaring, membaca dan memilih serta memilah mana informasi layak di like, komen atau akan dibagikan (shared) sehingga tidak menimbulkan tanggapan meresahkan antara sesama pengguna sosmed, tutur Penatua.Robert Masili.

Hal senada pun disampaikan oleh Ketua BPMJ Bahtera Lirang selaku anggota BPMW Pdt.Jeini Bororing agar para ketua-ketua  BPMJ dapat meneruskannya kepada pelayan khusus dan jemaat masing-masing tentang aktivitas penggunaan media sosial yang bijaksana.

apalagi menurut pendeta Jeini saat ini kota Bitung akan menghadapi pemilihan kepala daerah pada November 2024 mendatang dan tempat meluapkan segalah sesuatu yang berhubungan dengan kontestasi tersebut adalah sosmed.

Menutup persidangan melalui ibadah, para perutusan jemaat memberikan persembahan ekstra untuk membantu keikut sertaan komisi pelayanan remaja jemaat Posokan dan Pintukota Besar melalui lomba masamper dalam rangka pesta seni remaja Gmim pada 14 September 2024 di wilayah Langowan.

Usai semua rangkaian persidangan selesai jemaat Ebenhaezer Posokan menjamu tamunya dengan makan siang bersama di depan teras gedung gereja  yang sudah diatur sedemikian rupa oleh para ibu-ibu jemaat.

denis

Posting Komentar