Profil Pendeta Christina Sumolang dan Anggota Keluarga
Daftar Isi
Foto: exklusif christina sumolang
Gmimbetel Pintukota Pdt.Christina Sumolang S.Th adalah seorang pendeta berasal dari negeri Langowan yang di SK-kan Badan Pekerja Majelis Sinode Gmim untuk menjadi Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat Betel Pitukota Besar Wilayah Bitung Enam menggantikan Pdt.Steifane Yansye Tendean S.Th yang dimutasikan BPMS ke Jemaat Gmim Bukit Porodisa Wangurer.
Pdt.Christina terbilang salah satu pendeta termuda di wilayah Bitung Enam yang menjabat Ketua BPMJ dari beberapa ketua jemaat yang sudah senior seperti di jemaat Filadelfia Binuang, Kanaan Baturirir dan Bahtera Lirang.
Sebuah kesempatan indah boleh berjalan bersama dalam pelayanan di jemaat Betel dengan Diaken serta Penatua dan Ketua-ketua BIPRA di 7 kolom di Kelurahan Pintukota.
Pendeta yang biasa disapah "Itin" ini memiliki karir pelayanan cukup mentereng pada bidangnya sehingga tidak salah jikalau BPMS mempercayakannya sebagai ketua BPMJ kendati dalam hati kecilnya ingin menolak tanggung jawab tersebut. Pdt.Christina juga pernah di percayakan pemerintah Minahasa di Langowan sebagai anggota Panwaslu.
Berikut daftar pelayanan yang pernah dijangkau oleh Pendeta Christina sebelum menjadi Ketua BPMJ Betel Pintukota Besar,
1.Jemaat Gmim Imanuel Waleure (Langowan)
2.Jemaat Gmim Moria Kolongan (Minut)
3.Jemaat Gmim Bukit Moria Kolongan (Minut)
4.Jemaat Gmim Nazareth Buloh (Manado)
5.GKSS Kanaan Laloa Toraja (Makassar)
6.Kinamang Kaiwatu (Manado)
7.Betel Pintukota Besar (Pulau Lembeh, Bitung)
Selama melayani di tujuh jemaat diatas Pdt.Christina di dampingi oleh keluarga tercinta sebagai penyemangat sekaligus penopang pelayanan kemanapun panggilan Tuhan dilaksanakan, mereka adalah;
Bpk.Jenli Intuang (Suami)
Regina Intuang (anak tertua)saat ini menempuh pendidikan di Universitas Sala Tiga. Jateng
Demetrio Timoty Intuang (anak kedua) masih di bangku SMP Sari Laut Bitung.
Saat ini dibawa kepemimpina Pdt.Christina Sumolang bersama jemaat betel sementara menyelesaikan pembangunan menara gedung gereja. Penantian 20 Tahun dengan Anggaran Rp 658.400.000 Jemaat Betel Bangun Menara Gedung Gereja dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong kiranya ini juga akan menginspirasi generasi-generasi selanjutnya. selamat melayani hamba Tuhan (ds)
Posting Komentar